Kamis, 19 Januari 2012

Pertimbangan sebelum membeli kamera SLR


5 Pertimbangan Sebelum Membeli Kamera SLR
Memilih kamera SLR digital yang tepat adalah urusan pelik tersendiri dengan banjirnya merk dan tipe kamera di pasar. Saat ini paling tidak ada 10 perusahaan pembuat kamera (Canon, Fujifilm, Leica, Nikon, Olympus, Panasonic, Pentax, Samsung, Sigma, dan Sony) dan total sekitar 40 jenis SLR.


Kami akan coba mengurai beberapa faktor non-teknis yang patut di pertimbangkan sebelum menentukan pilihan kamera SLR yang akan dibeli:
Jika ayah saya memberi warisan lensa
Jika ayah anda memberi warisan lensa dari era film, ini bisa mengubah keputusan. Beberapa kamera SLR digital saat ini tetap kompatibel dengan lensa pada era kamera autofokus film. SLR digital merek Canon, Nikon, Pentax dan Minolta (sekarang Sony) akan kompatibel dengan lensa yang diperuntukkan untuk kamera SLR autofokus mereka di jaman film. Bawalah lensa tua tadi ke toko kamera untuk memastikan kompabilitas dengan kamera yang akan dibeli.

Kamera apakah yang sering dipakai teman – teman?
Kamera yang sering dipakai teman – teman juga bisa mempengaruhi keputusan kita. Jika teman-teman banyak memakai "A", sebaiknya belilah "A". Jika mereka memakai "B", belilah "B". Ini akan memudahkan kita dalam proses memperdalam ilmu fotografi. Dalam hal ini kita bisa cepat berbagi trik memaksimalkan kamera yang kita miliki dengan teman - teman.

Kemudahan dalam servis dan purna jual
Usahakan sebisa mungkin anda membeli kamera dari toko lokal di kota anda, kalaupun tidak usahakan membeli dari kota terdekat. Saat kamera butuh diservis atau di bersihkan sensornya misalnya, pelayanan akan lebih cepat dibandingkan harus mengirimkannya via paket dsb. Juga layak dipertimbangkan adalah seberapa baik reputasi sebuah produsen kamera melayani keluhan pelanggannya.

Berapa anggaran kita
Anggaran merupakan faktor penting dalam menentukan kamera yang akan dibeli.  Berdamai-lah dengan uang, membangun sistem SLR tidak hanya membutuhkan kamera, namun juga lensa dan beberapa aksesori penting lainnya (software pengolah foto, komputer, tripod, filter, flash, tas kamera, batere cadangan dll). Kalau dikantong ada Rp.20 Juta, tidak bijak kalau semuanya dihabiskan untuk kamera saja. Membangun sistem SLR adalah jalan panjang yang bisa menguras isi kantong jika tidak disiplin anggaran. Ada saran dari fotografer senior bahwa memiliki lensa yang berkualitas membuat foto kita lebih bagus dibanding jika memiliki kamera bagus namun lensanya jelek.

Seberapa serius anda
Penting ditanyakan adalah seberapa serius anda ingin terjun ke dunia fotografi. Jika sejak awal anda ingin terjun serius ke dalam fotografi, Fotografer pro pada waktunya akan memerlukan lensa atau aksesori khusus untuk memenuhi kebutuhan kerjanya. Flash khusus macro atau lensa 600mm dengan stabilizer misalnya, dan lebih penting lagi stok-nya tersedia di kota kita. Berbeda kalau kita tidak punya tuntutan itu, kami rasa salah satu dari 9 merek diatas akan mampu mencukupi kebutuhan kita.

4 komentar:

  1. le,itu fotomu ojo gede2,ato kalo gak,frame artikel dilebarin,frame gadget kecil ae.

    BalasHapus
  2. ahhhhh.. bingung.. engko ae ajarin lagi nge-blog

    BalasHapus
    Balasan
    1. mana artikel laine? foto even apa kek, hbs bantu temen foto ta gmn.posting disini jadiin artikel

      Hapus
  3. om tanya dong, kalau pemula seperti saya, kamera SLR yg cocok type apa ya? untuk diluar ruangan

    BalasHapus